Bagaimana Menghemat Uang


Uang merupakan alat tukar yang secara sah digunakan dalam suatu negara. Dahulu tidak ada alat tukar. Nenek monyang kita langsung menukarnya dengan hasil panen di kebun dengan sutu barang.

Denger-denger sih uang mulai digunakan di Indonesia semenjak jaman penjajahan bangsa Belanda. Yang secara langsung maupun tidak langsung Negara kincir angin ini juga menjadi peran dalam hal alat tukat ini.

Sekarang uang sangat diburu oleh Semua orang. Bahkan aktivitas sekecil apapun sering kali membutuhkan uang sebagai alat pembayaran. Sebagai contoh untuk yang hidup di kota. Ibaratnya mau minum saja membutuhkan uang untuk beli air mineral, belum lagi jika harus membayar parkir di toko, ditambah lagi jika kita menggunakan kendaraan tentu membutuhkan bahan bakar.

Itulah lebatnya uang yang mengapa kecenderungan orang yang hidup di kota lebih boros. Beberapa tips dari saya bagaimana agar kita bisa menghemat uang untuk keperluan sehari-hari.

1. Rencanakan terlebih dahulu aktivitas kita.
Misalnya bekerja, kemudian ke toko buku, makan dan pulang. Terkadang saya terkecoh dengan aktivitas yang sederhana ini. Sering kali tergoda untuk mampir ke tempat-tempat yang sebelumnya tidak direncanakan seperti bazar atau pameran komputer. Hal semacam ini muncul karena terkadang selama perjalanan saya memikirkan suatu hal dan akhirnya ada hasrat untuk mampir membeli sesuatu.

2. Rencanakan barang-barang yang akan dibeli.
Orang lebih suka membeli sesuatu di minimarket atau swalayan. Sebaiknya rencanakan dulu barang yang menjadi kebutuhan kita yang menjadi prioriatas kebutuhan. Pengalaman saya sering terpancing membeli barang lain yang bukan menjadi prioritas kebutuhan, mungkin karena saya melewati rak-rak camilan ataupun barang yang menarik perhatian.
Saran : jika ingin membeli barang sedikit lebih baik di warung saja.



3. Kumpulkan atau masukkan kembali uang kembalian pada dompet.
Hal ini yang sering mengecoh saya. Saya sering kali menerima kembalian uang dan karena jumlahnya sedikit saya tidak memasukkannya dalam dompet. Lebih suka memasukkan dalam saku jaket, celana atau saku baju. Sehingga tahu-tahu uang saya kok tinggal sedikit. Setelah saya cari di beberapa tempat ternyata lumayan terkumpul Rp5000,-.

4. Catat aktivitas keuangan.
Point ini terkadang banyak orang malas melakukannya. Ya..seperti saya. Uang yang saya keluarkan kemarin saja sudah lupa. Walaupun akhirnya bisa teringat satu per satu aktifitas keuangan setelah saya catat. Dengan mencatat aktivitas keuangan ini setidaknya saya bisa berfikir ulang untuk tidak membeli barang yang bukan prioritas kebutuhan.

5. Simpan uang receh pada tempat khusus.
Langkah ini simple tetapi hasilnya bisa maknyus…, Metode ini sudah saya praktekan. Jika ada kembalian uang receh, entah Rp100,- atau Rp200,- bahkan Rp 500,- yang penting uang logam saya menyimpannya di dompet kecil dan saya bawa kemanapun pergi.

Lumayan bisa bermanfaat kalau kasir minimarket minta yang aneh-aneh misalnya “ maaf bapak ada Rp 200,- tidak?” dan dengan bangga menjawab “ ada mbak sebentar saya ambilkan” Cara yang sederhana namun bermanfaat.

Itulah tadi 5 tips yang sederhana yang telah saya praktekan bagaimana agar kita bisa menghemat uang untuk keperluan sehari-hari. Jika tertarik untuk mempraktekan saya persilahkan, atau jika punya ide lain tulis saja di komentar untuk menambahkan.

Oh.. ya, jangan lupa baca tulisan saya lainya 10 Element Success “ Rahasia Yang Akan Membuat Anda Success dalam Bekerja” monggo silahkan download gratis disini.







Baca Juga Postingan yang lain:

Viral Marketing SMS
Model Bisnis di Internet
E-book gratis panduan iklan efektif efisien


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bagaimana Menghemat Uang"

Posting Komentar